Panduan Lengkap Amplas: Memilih Nomor yang Tepat untuk Proyek DIY Anda!
Dipublikasikan pada 31 Juli 2025
Menikmati hobi di akhir pekan adalah cara yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Selain bisa membahagiakan diri, melakukan hobi konon juga dapat meningkatkan kreativitas. Apapun itu, meluangkan waktu untuk diri sendiri tidak pernah ada salahnya, bukan?
Salah satu cara asyik untuk menghabiskan waktu luang adalah dengan melakukan proyek Do It Yourself (DIY). Ini bisa menjadi kegiatan yang sangat memuaskan bagi sebagian orang. Anda bisa bersantai di rumah saat akhir pekan, sambil membuat atau mereparasi berbagai barang yang tidak sempat dikerjakan di hari kerja.
Jika Anda tertarik untuk menghabiskan akhir pekan dengan proyek DIY seperti tim Mas Tukang, Anda pasti akan sering berurusan dengan berbagai alat, mulai dari gergaji, pisau, bor, hingga amplas. Dalam artikel ini, kita akan membahas tuntas tentang amplas. Siapa nih yang sering bingung memilih nomor amplas saat berada di toko bangunan?
Memahami Penomoran Amplas: Dari Kasar hingga Halus
Dulu, tim Mas Tukang juga sering kebingungan dalam memilih nomor amplas. Namun, ternyata, nomor pada amplas ini menunjukkan jumlah partikel kasar (abrasif) per satuan luas dari amplas tersebut. Oleh karena itu, jika Anda menginginkan amplas yang lebih kasar, pilihlah nomor yang lebih rendah, seperti amplas nomor 80. Sebaliknya, jika Anda membutuhkan amplas yang lebih halus, pilih nomor yang lebih tinggi, misalnya nomor 240.
Untuk penjelasan lengkap mengenai penomoran pada amplas, simak detailnya di bawah ini:
- Amplas Kasar (Nomor 60 dan 80): Amplas dengan nomor ini umumnya digunakan untuk membersihkan sisa cat atau meratakan tonjolan kasar pada permukaan material.
- Amplas Berukuran Medium (Nomor 100 dan 150): Amplas kategori ini biasanya dipakai untuk menghaluskan lapisan kayu yang sedikit kasar, mempersiapkan permukaan untuk tahap selanjutnya.
- Amplas Berukuran Halus (Nomor 180, 240, dan 320): Amplas ini ideal untuk menghaluskan permukaan secara menyeluruh atau untuk proses finishing agar mendapatkan hasil yang mulus.
Contoh Penggunaan Amplas dalam Proyek DIY
Tim Mas Tukang pernah mencoba membuat lingkaran pada kayu jati belanda setebal 1 cm. Karena lingkaran tersebut dibuat dengan bantuan bor, kondisinya sangat kasar. Untuk menghaluskannya, kami melilitkan amplas nomor 80 ke sebuah pipa, kemudian menggosokkannya ke seluruh bagian lingkaran. Setelah beberapa saat, lingkaran yang halus pun berhasil kami dapatkan. Tentu saja, jika Anda menginginkan lingkaran tersebut lebih halus lagi, Anda bisa melanjutkan proses ini menggunakan amplas dengan nomor yang lebih tinggi.
Video singkat tentang menggunakan amplas nomor 80 untuk menghaluskan lingkaran pada kayu jati belanda dapat ditonton di bawah ini. Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba proyek DIY Anda!